Pemegang saham Walmart menolak proposal yang mendesak adanya laporan mengenai dampak kebijakan imigrasi AS terhadap operasional. Proposal tersebut menyebutkan potensi risiko tenaga kerja dan rantai pasokan akibat perubahan kebijakan. Walmart menyatakan pihaknya tidak menghadapi gangguan yang signifikan, mengingat ketergantungannya yang terbatas pada visa berbasis pekerjaan untuk peran khusus.