Video menunjukkan pengemudi yang diduga mengemudi dalam keadaan mabuk dan menabrak petugas polisi kriminal dan putrinya saat polisi berhenti
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisVideo menunjukkan pengemudi yang diduga mengemudi dalam keadaan mabuk dan menabrak petugas polisi dan putrinya
Gambar yang direkam oleh warga menunjukkan pengemudi Julio Cesar Carvalho Neu, diduga mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan menabrak petugas polisi kriminal Gilvan Furtado Leite dan putrinya. Rekaman tersebut memperlihatkan momen dirinya didekati Polisi Militer sesaat setelah kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (6), di kawasan Bela Vista, Zona Selatan Teresina.
Warga dan polisi melaporkan Julio menunjukkan tanda-tanda mabuk. Dalam video tersebut, dia muncul dengan ucapan yang tidak jelas dan, pada satu titik, menunjukkan kesulitan menjaga keseimbangannya. Saksi juga menyatakan dia kesulitan berdiri.
✅ Ikuti saluran g1 Piauí di WhatsApp
Pada saat pendekatan, ketika polisi menjalankan prosedur yang tepat, dia mengulangi bahwa dia “tidak berhutang apa pun kepada siapa pun”. “Saya tidak berhutang apa pun, mobilnya diikat, itu ada, saya tidak berhutang apa pun kepada siapa pun,” kata tersangka.
Julio Cesar ditangkap, namun dibebaskan setelah membayar uang jaminan, menurut Fernando Aragão, direktur Operasi Lalu Lintas di Sekretariat Keamanan Umum Piauí. Dia akan menanggapi kasus ini dengan bebas, dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan oleh Kantor Polisi Penindasan Kejahatan Lalu Lintas.
Video menunjukkan pengemudi yang diduga memukul petugas polisi kriminal dan pemuda saat polisi berhenti
Reproduksi
Gilvan mengalami luka berat, trauma kepala, dan dirawat di rumah sakit dalam kondisi sangat serius di Rumah Sakit Darurat (HUT) Teresina.
Kepada g1, sepupunya, Michell Platinni, mengabarkan petugas polisi tersebut menjalani prosedur drainase paru pada Selasa (9) ini. “Kondisinya tetap tidak berubah,” kata sepupunya.
Putri Gilvan, seorang gadis berusia 20 tahun yang berada di belakang sepeda motor dan juga terluka, berada di semi-ICU sebuah rumah sakit swasta.
Rilis pemberontakan keluarga korban
Manajer toko Idalina Pessoa, sepupu petugas polisi kriminal Gilvan Furtado, berbicara kepada TV Clube pada Senin (8) dan mengklasifikasikan pembebasan pengemudi setelah sidang hak asuh sebagai "menjijikkan".
"Hakim melepasnya karena dia merasa tidak perlu memenjarakannya, karena dia tidak memberikan ancaman apa pun. Ancaman ini berupa pertumpahan darah sepupu saya di jalan luar rumahnya. Mungkin dia bukan korban terakhir," kata Idalina.
Menurut Idalina, sepupunya masih dirawat di rumah sakit, dalam kondisi sangat serius, dan penilaian tim medis yang mendampinginya kurang optimis.
"Para dokter tidak memberi kami harapan. Putrinya, yang bersamanya, menderita pukulan keras di kepala. Sangat menyedihkan dengan situasi sepupu saya, putrinya, bibi saya, yang sudah menjadi wanita lanjut usia", keluh sang manajer.
“Kami berupaya melakukan imbauan dengan segala cara, dari segala sisi, dimanapun diperlukan, namun kami tidak akan tinggal diam. Kami akan terus berusaha, mengetuk dan berteriak,” tutupnya.
Kamera menangkap momen kecelakaan itu
Gambar yang terekam kamera keamanan menunjukkan momen kecelakaan. Terlihat bahwa kendaraan melaju dari arah berlawanan dan mobil Julio Cesar menyerbu dari arah berlawanan.
Petugas polisi kriminal Gilvan Furtado bekerja di Penjara Jorge Vieira, di Timon (MA). Ia dan putrinya sedang pulang dari sebuah acara di sebuah gereja di kawasan Promorar, Zona Selatan Teresina, saat tabrakan terjadi.
*Eduarda Barradas dan Vitória Bacelar, magang di bawah pengawasan Lucas Marreiros.
VIDEO: tonton video Rede Clube yang paling banyak dilihat
← Kembali