Lebih dari 2.600 obat-obatan dan amunisi disita setelah tersangka melarikan diri di Paracambi Pengungkapan/Polisi Militer Lebih dari 2.600 porsi obat-obatan dan amunisi disita pada Senin (8), setelah ditinggalkan oleh tersangka di lingkungan Sabugo, di Paracambi (RJ). Peristiwa itu terjadi di sekitar Praça Verde. Menurut Polisi Militer, tim sedang berpatroli di kawasan tersebut ketika melihat dua pria bertingkah mencurigakan. Ketika mereka melihat kendaraan mendekat, mereka berlari menuju alun-alun dan mulai melarikan diri. Masih menurut PM, petugas melakukan pengepungan dan menggeledah wilayah sekitar, namun pasangan tersebut tidak berhasil dihubungi. Di jalur yang digunakan para tersangka, petugas polisi menemukan sejumlah besar barang haram tertinggal. Video yang sedang tren di g1 ✅Klik di sini dan bergabunglah dengan saluran g1 di WhatsApp Total narkoba yang siap dijual sebanyak 2.646 porsi, antara lain 1.887 kantong crack, 603 pin kokain, dan 156 bungkus ganja. Kemasannya berisi prasasti yang menyebutkan faksi kriminal yang aktif di wilayah tersebut. Di lokasi kejadian, tim juga mengumpulkan 21 amunisi utuh kaliber 0,40 mm. Semua barang yang disita dikirim ke kantor polisi Paracambi, tempat kasus tersebut didaftarkan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada seorang pun yang ditangkap. VIDEO: berita yang tayang di TV Rio Sul